Pemuda Islam·3 menit membaca

PACARAN: MANIS DI CHAT, PAHIT DI AKHIRAT

Pacaran kerap dianggap bukti cinta, padahal bisa menjauhkan diri dari ridha Allah. Islam mengajarkan taaruf sebagai jalan menjaga kehormatan demi meraih cinta yang halal dan penuh berkah.

Azwa
Azwa
·Founder
Bagikan:
Ilustrasi pemuda muslim sedang merenungi batasan pergaulan Islami
Ilustrasi adab pergaulan pemuda muslim | Dok. Upiman

Zaman sekarang, pacaran udah kayak hal “biasa”. Katanya biar kenal sebelum nikah, biar gak ketinggalan zaman. Tapi kalau dilihat dari kacamata Islam, pacaran tuh bukan tanda cinta — justru jalan halus menuju dosa. Serius deh, Islam gak anti cinta, tapi anti cara yang salah. Pacaran bukan cinta sejati, bro & sis! ini realitanya menurut islam!

Cinta Itu Suci, Tapi Jangan Dinodain#

Allah ngasih rasa cinta biar manusia saling menyayangi, tapi juga disuruh ngendaliin diri.

Cinta boleh, tapi caranya harus halal.

Pacaran sebelum nikah tuh kayak “nyicip sebelum bayar” — keliatannya seru, tapi ujungnya dosa dan sakit hati.

Allah berkalam:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةًۗ وَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk”. (QS. Al-Isra’: 32)

Nah, pacaran itu salah satu “langkah awal” yang ngarah ke situ.

Gak langsung dosa besar, tapi bisa banget jadi jembatan ke sana.

Katanya Sayang, Tapi Malah Menjauh Dari Allah#

Pacaran seringnya bikin makin jauh dari ibadah.

Shalat jadi lalai, hati gak tenang, pikiran penuh drama.

Padahal, kalau cinta kamu bener, harusnya bikin makin dekat sama Allah, bukan makin cuek sama perintah-Nya.

Kalau cinta bikin kamu lupa sama yang menciptakan cinta, berarti ada yang salah, bro.

Islam Gak Larang Kenalan, Tapi Ajarin Cara yang Benar#

Boleh banget kok suka sama seseorang. Itu manusiawi. Tapi Islam ngajarin cara yang elegan: ta’aruf — kenalan dalam bimbingan dan niat serius menuju halal.

Beda jauh sama pacaran yang banyak manisnya di awal, tapi pahit di akhir. Dan yang pasti manis di chat, tapi pahit di akhirat.

Ta’aruf itu bukan jadul, justru keren karena kamu ngedeketin cinta dengan cara yang Allah ridhoi. Kayak mimin nih, gak pernah deket, pernah kenal sih sama doi tapi kayak gak kenal lagi gituh, gak pernah terbesit juga kalo doi yang bakalan menjadi orang pertama yang berani bilang ke wali mimin, terus kemudian ta’aruf, lamaran, akad, walimah. Sesimpel itu loh guys…

Jangan Mau Jadi Korban “Tren”#

Banyak yang pacaran cuma karena takut disebut “jomblo ngenes.”

Padahal jomblo yang sabar itu lebih mulia daripada pacaran yang dosa.

Mending fokus dulu ke diri sendiri — upgrade iman, ilmu, dan masa depan.

Biar nanti pas waktunya datang, kamu gak cuma punya pasangan, tapi juga punya keberkahan.

Jadi guys, cinta sejati itu bukan yang kamu perjuangin di chat tengah malam, tapi yang kamu doain di sepertiga malam.

Yuk berani beda! Stop pacaran, mulai perbaikan diri. Karena cinta yang halal itu gak buru-buru, tapi pasti dan diridhai Allah.

So, yang sabar ya nunggu si hilal eh yang halal maksudnya, bakal Allah kasih cinta yang tenang dan penuh berkah barokah Insyaallah.

Azwa

Azwa

Founder

Sepasang kekasih yang belajar mencintai tanpa melanggar batas-Nya. Bagi mereka, menulis adalah bahasa cinta yang suci — doa agar setiap kisah berlabuh di jalan yang diridhai Allah

Komentar Pembaca

Diskusi, masukan, dan faedah seputar artikel ini

0Tanggapan

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”

(HR. Al-Bukhari & Muslim) — Mari saling bertukar ilmu dan nasihat dengan tutur kata yang santun, sejuk, dan beradab.

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan pandangan atau faedah yang bermanfaat untuk pembaca lainnya.

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditinjau oleh redaksi sebelum ditampilkan ke publik untuk menjaga kenyamanan bersama.

Email dijaga kerahasiaannya dan tidak akan dipublikasikan.

0 / 1000

Hitung penjumlahan dasar berikut untuk membuktikan Anda manusia:

3+4=
Komentar yang santun mencerminkan kemuliaan akhlak.

Rekomendasi Bacaan

Lanjutkan membaca tulisan berbobot lainnya untuk memperkaya wawasan

Semua Tulisan